ilmu gizi

GIZI UNTUK IBU HAMIL

Kehamilan

adalah suatu keadaan istimewa bagi wanita, karena akan terjadi perubahan fisik yang mempengaruhi kehidupan.

Pola makan dan gaya hidup sehat dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim ibu

Pengaruh keadaan gizi terhadap proses kehamilan dan kelahiran

Ibu sehat →bayi lahir sehat, tepat waktu, BB normal, busui normal/sehat

Asupan zat gizi kurang saat hamil →resiko bayi lahir tidak sehat, premature

Bumil dengan BB kurang→bayi lahir premature, kecil

Bumil dengan BB lebih→bayi lahir mati, preeklampsi, toxemia

 

PERUBAHAN FISIK SELAMA HAMIL

SISTEM ENDOKRIN

Sebagai organ endokrin, plasenta menghasilkan hormon hCG ( Human Choironic Gonandotropin yang berfungsi mempertahankan korpus luteum, hPL ( Human Placenta Lactogen bertugas mempengaruhi metabolisme zat gizi dan hCT(human chronic thyrotropin) bertanggung jawab dalam percepatan kelenjar tiroid.

 

Saluran Cerna

Terjadi perubahan dari mulut sampai usus besar termasuk penghasil enzim pencernaan ( hati dan empedu )

Pertambahan hormon estrogen memperbanyak sekresi air ludah dan sifatnya lebih asam sehingga memudahkan lubang gigi

Peningkatan progresteron menurunkan motilitas saluran cerna, waktu pengosongan lambung dan transit makanan memanjangà air lebih banyak terserapà menyebabkan sembelit

 

 

Hormon estrogen  bersama dengan progesteron akan merangsang pertumbuhan kelenjar payudara dan menghambat fungsi menyusui sampai bayi lahir.

APA  YANG PERLU DICERMATI SELAMA HAMIL

Perubahan-perubahan yang terjadi ( tumbuhnya plasenta, membesarnya uterus, adanya cairan amnion, meningkatnya vol.darah, membesarnya buah dada

Kebutuhan zat gizi yang meningkat

Adanya perubahan BB ibu

 

 

Ada 3 trimester kehamilan :
Masa kehamilan trimester I : 0-12 minggu
Masa kehamilan trimester II :13-27 minggu
Masa kehamilan trimester III : 28-40 minggu

Trimester I :

Pada awal kehamilan (trimester I) mual dan muntah sering dialami wanita atau disebut morning sickness.

Mual dan muntah pada awal kehamilan berhubungan dengan kenaikan kadar hormone chorionic gonadotropin (HCG) yang berasal dari plasenta.

HCG meningkat produksinya pada tiga bulan pertama kehamilan dan turun kembali setelah bulan keempat, sehingga pada kehamilan memasuki bulan keempat rasa mual sudah mulai berkurang

 

Mual dan muntah yang berlebihan pada kehamilan trimester I disebut hiperemesis gravidarum.

Tanda-tanda hiperemesis gravidarum adalah berat badan turun 2,5-5 kg atau lebih, tidak dapat menelan makanan atau minuman selama 24 jam, air kencing berwarna gelap/ pekat, muntah sering (setiap jam atau lebih), mual hebat sehingga selalu muntah saat makan.

Bahaya hiperemes gravidarum adalah terjadi dehidrasi dan kekurangan asupan nutrisi, perlu perawatan di RS untuk mendapat parenteral nutrisi selama beberapa hari sampai gejala mereda.

 

Pada kehamilan trimester I biasanya terjadi peningkatan berat badan yang tidak berarti yaitu sekitar 1-2 kg. Kebutuhan energi pada trimester I meningkat secara minimal. WHO menganjurkan penambahan energi 10 kkal untuk trimester I.

Trimester II & III

Penambahan berat badan yang ideal selama kehamilan trimester 2 & 3

IMT (kg/m2)   Total kenaikan berat badan          selama trimester
Yg isarankan                2 & 3

 

Kurus (IMT<18,5)                   12,7-18,1 kg                  0,5 kg/minggu

Normal (IMT 18,5-22,9)          11,3-15,9 kg                  0,4 kg/minggu

Overweight(IMT23-29,9)          6,8-11,3 kg                  0,3 kg/minggu

Obesitas(IMT>30)                    4,2-6,8 kg                    0,2 kg/minggu

Bayi kembar                           15,9-20,4 kg                 0,7 kg/minggu

 

Perencanaan gizi untuk wanita hamil

mengacu pada RDA (Recommended Daily Allowance atau Asupan Harian yang Dianjurkan).

Dibandingkan ibu yang tidak hamil, kebutuhan ibu hamil akan protein meningkat sampai 68%, asam folat 100%, kalsium 50% dan zat besi 200-300%.

Bahan makanan yang dianjurkan harus meliputi enam kelompok yaitu makanan yang mengandung protein (hewani & nabati), susu dan olahannya, roti & biji-bijian, buah & sayuran yang kaya akan vitamin C, sayuran berwarna hijau tua, buah & sayuran lain.

Energi

Jumlah asupan energi merupakan factor gizi yang paling penting pada ibu hamil jika dikaitkan dengan berat badan bayi rendah.

Banyaknya energi yang harus disiapkan hingga berakhirnya kehamilan adalah 80.000 kalori. (Nasional Academy of Sciences, 1980) atau kira-kira 300 kalori tiap hari diatas kebutuhan wanita tidak hamil.

Nilai ini dihitung berdasarkan kesetaraan dengan protein dan lemak yang tertimbun untuk pertumbuhan janin dan keperluan ibu.

Kebutuhan energi trimester 2 & 3 meningkat sampai akhir kehamilan.

Energi tambahan selama trimester 2 diperlukan untuk pemekaran jaringan ibu, yaitu penambahan volume darah, pertumbuhan uterus dan payudara, serta penumpukan lemak.

Sepanjang trimester 3, energi tambahan dipergunakan untuk pertumbuhan janin dan plasenta.

Protein
Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi V 1993 menganjurkan penambahan 12 gram / hari. Dengan demikian asupan protein dapat mencapai 75-100 gram atau sekitar 1,3 gram/kg BB/hari.

Zat besi
Kebutuhan zat besi pada wanita hamil meningkat 200-300 %, untuk pembentukan plasenta & sel-sel darah merah janin. Kebutuhan zat besi 30-60 mg/hari

Calsium
Anjuran kalsium 1200 mg/hari bagi wanita hamil yang berusia diatas 25 tahun, sumber calsium adalah susu, putih telur, sayuran hijau. Selain calsium, Vitamin D, Vitamin C, Vitamin B komplek juga diperlukan untuk wanita hamil.

Yodium

Kekurangan yodium selama hamil mengakibatkan janin menderita hipotiroidisme, yang selanjutnya berkembang menjadi kretinisme karena peran hormone tiroid dalam perkembangan dan pematangan otak menempati posisi strategis. Anjuran asupan per hari untuk wanita hamil sebesar 200 µg.

TIGA ZAT GIZI PENTING

asam folat, kalsium, dan zat besi.

* ASAM FOLAT

Asam folat termasuk kelompok vitamin B yang bermanfaat untuk mengurangi NTD (Neural Tubes Defects) atau kelainan susunan saraf pusat.

Disarankan dikonsumsi semenjak masa persiapan atau sebelum kehamilan karena pembentukan susunan sarafpusat akan dimulai di awal kehamilan.

. Jumlah asam folat yang dibutuhkan selama kehamilan adalah 400-600 mikrogram per hari per orang.

Jadi ada tambahan sebanyak 200 mikrogram per hari per orang dibanding manusia dewasa yang tidak hamil.

Sumber asam folat antara lain brokoli, gandum, kacang-kacangan, jeruk, stroberi, dan bayam. Namun, karena mengonsumsi makanan tersebut belum menjamin terpenuhinya kebutuhan ini maka ibu hamil tetap dianjurkan mendapat asupan suplemen asam folat.

* KALSIUM

Kalsium semakin dibutuhkan ibu hamil saat memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Pada masa inilah janin mulai tumbuh dengan pesat, terutama pembentukan tulang dan giginya.

Kebutuhannya sekitar 1.200 mg per hari (sama dengan mengonsumsi 2 gelas susu atau 125 g keju), jauh lebih banyak dibanding kebutuhan kalsium selama tidak hamil yang hanya 1.000 mg perhari

sumber kalsium, di antaranya, telur, susu, ikan teri, ikan salmon, sardin, sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan (kacang kedelai, kacang tanah) dan wijen.

Bila kebutuhan akan kalsium tidak terpenuhi, janin akan mengambil cadangan kalsium dari tulang ibu. Akibatnya, rangka tulang akan cepat rapuh karena terjadi demineralisasi dan ibu akan mengalami keropos tulang dini.

Dampak kekurangan kalsium secara langsung pada janin tak ada.

ZAT BESI

Kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat mengganggu metabolisme energi sehingga dapat menyebabkan menurunnya kemampuan kerja organ-organ tubuh.. Kekurangan zat besi umumnya ditandai dengan wajah pucat, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh, menurunnya kekebalan dan gangguan penyembuhan luka.

Mengapa banyak ibu hamil kekurangan zat besi?

Sebab, memasuki trimester kedua dan ketiga ibu mengalami “hemodilusi” (pengenceran).

ini terjadi karena ibu hamil memproduksi cairan lebih banyak sehingga kebutuhan akan sel darah merahnya juga. bertambah.

Kondisi ini bisa dianalogikan sebagai sirop dan air. Sirop ibarat sel darah merah dan air ibarat cairan dalam tubuh ibu. Bila dalam keadaan normal, untuk membuat sirop dibutuhkan satu gelas air putih dan dua sendok makan sirop. Namun dalam keadaan hamil karena airnya bertambah banyak maka siropnya (sel-sel darah) pun mestinya ditambah.

memasuki trimester II, kebutuhan akan zat besi menjadi 35 mg per hari per berat badan (sama dengan mengonsumsi segenggam kacang hijau, atau setengah genggam daun ubi).

Kemudian bertambah menjadi 39 mikrogram per hari per berat badan pada trimester ketiga (sama dengan mengonsumsi 1 potong tempe).

Untuk memenuhi kebutuhan itu makanlah bahan makanan yang kaya akan zat besi, seperti, daging, hati, telur, serealia tumbuk, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

Akibat kekurangan dan kelebihan gizi pada masa hamil.

Akibat pada ibu

Janin akan megambil zat-zat makanan yag dibutuhkan dari persediaan ibu. Bila persediaan tidak banyak  akan mengakibatkan ibu kurus, lemah, pucat, rambut rontok, gigi rusak.

Akibat pada janin

Bila makanan ibu kurang, maka makanan akan diambil dari  tubuh ibu. dalam kekurangan gizi berat dan tidak tertanggulangi akan berakibat keguguran, BBLR, bayi prematur dan lahir mati.

GIZI UNTUK IBU MENYUSUI
•Kebutuhan nutrisi slm laktasi didasarkan pd kendungan nutrisi ASI dan jumlah nutrisi penghasil susu.
•ASI adalah makanan utama bagi bayi.
•ASI mgd Asam Dekosa Heksaenoid (DHA)
•Emosi ibu yg baik akan meningkatkan pengeluaran ho. Oksitosin yg merangsang kel payudara unt berkontraksi menghasilkan ASI
•Dianjurkan makan makanan yg banyak mgd asam lemak omega 3 (ikan laut), daun katuk, kacang2an
•Dihindari : kopi, rokok, alkohol, obat2an diluar resep dokter
•KALORI

kebutuhan kalori slm menyusui lebih tinggi dibanding slm hamil.

Rata2 kand kalori ASI = 70 kal/100mL.

Rata2 ibu menggunakan kira2 640 kal/hari unt 6 bln pertama.

510 kal/hari slm 6 bln kedua unt menghasilkan jml susu normal.

•500 kal/hari scr aktual digunakan untuk menghasilkan susu.
•Setiap hari asupan min 1800 kal dg nutriis yg adekuat.
Ibu menyusui rata2 harus mengkonsumsi 2300-2700 kal /hari•PROTEIN

Busui memerlukan tambahan 20-50gram protein diatas kebutuhan normal.

Jml ini hanya 16% dari tamb 500 kal yg dianjurkan

CAIRAN

Dianjurkan busui  minum 2-3 liter per hari, lbh baik dalam bentuk air putih, susu dan jus buah, bukan minuman ringan, sirup, soft drink, minuman berkafein.

Dianjurkan pula busui minum 1 gls setiap kali menyusui.

VITAMIN DAN MINERAL

Keb vit dan min slm busui lbh tgg dibanding slm hamil.

Nutrien yg paling sering tdk adekuat adalah kalsium, magnesium, zink, vitamin B6 dan folat.

-Tambahan nutrien lain :

kalsium  : 0,5-1 gram

zat besi   : 20 mg

vitamin   : C 100 mg

vitamin B1   : 1,3 mg

vitamin B12   : 1,3 mg

•Suplemen khusus dapat diindikasikan ketikan asupan ibu tidak adekuat
1.Multivitamin seimbang dan suplemen mineral diperlukan ibu yg mengkonsumsi makanan kurang dari 1800 kal/hr
2.Suplemen kalsium unt ibu yg intoleransi laktosa/yg tdk mengkonsumsi susu cukup dan makanan sumber kalsium lain.
3.Suplemen vit D unt ibu yg sedikit konsumsi makanan sumbe r vit D dan sedikit terpajan pd matahari

4. Suplemen vit B12 unt ibu yg vegetarian ketat.

5. Suplemen zat besi unt mengganti def zat besi slm hamil dan kehilangan darah pd waktu melahirkan.

•Faktor yang mempengaruhi proses laktasi
1.Makanan
2.Protein
3.Suplementasi
4.Aktivitas
BEBERAPA PENGERTIAN GIZI BAYI
Bayi cukup bulan adalah bayi yang dilahirkan tepat waktu ( 270 – 290 hari ),  BB =/> 2,5 kg.
Bayi premature adalah bayi yang dilahirkan sebelum waktunya ( kurang dari 270 – 290 hari ), BB< 2,5 kg.
Bayi imatur adalah bayi dilahirkan menjelang waktu ( kurang cukup umur ), BB yang rendah
Bayi lahir dengan BBLR adlah bayi lahir tepat waktu ( 270 – 290 hari ), < 2,5 kg.
Bayi sehat adalah bayi  dilahirkan tepat waktu ( 270 – 290 hari ), BB = / >2,5 kg, panjang badan 48 – 50 cm, tanda – tanda klinis mata, kulit dll sehat.
INDIKATOR GIZI BAIK DAN KURANG
Keadaan gizi seorang bayi dapat dilihat secara langsung dari sudut antropometri, pemeriksaan klinis, pemeriksaan biokimia dan secara tidak langsung dari data konsumsi makanan.
 Indikator  antropometri yang biasa digunakan adalah berat badan (BB) dengan cara penimbangan, panjang badan dengan cara pengukuran dalam keadaan berbaring.
  Indeks status gizi yang biasa digunakan adalah indeks BB / U yang mencerminkan keadaan gizi masa kini; indeks TB / U yang mencerminkan keadaan gizi masa lampau.
Rata- rata penambahan berat badan pada usia 0 – 4 bln adalah 20 – 25 gram/hari; setelah usia 8 bulan penambahan adalah 15 gr/hari.
nSecara sderhanan dapat kita perkirakan bahwa pertumbuhan seorang bayi akan sehat bila pada usia 4 bln mempunyai BB 2 kali BB lahir; PB bayi dapat diperkirakan bahwa setelah usia 1 thn PB akan 1,5 kali PB lahir; pada usia  4 tahun PB akan 2 kali PB lahir; pada tahun ke 13 PB akan 3 kali PB lahir.
Berat badan bayi Jika dihitung dari saat kelahiran, akan bertambah dua kali lipat pada bulan IV
Contoh:  dari 3,2 kg menjadi 6,4 kg.
Kemudian pertumbuhan akan sedikit melambat.
Berat badan bayi hanya akan bertambah sebanyak 2,3 kg setahun.
Keterlambatan ini berlangsung sampai usia remaja. Setelah itu, BB akan bertambah secara cepat.
MATURASI ( PEMATANGAN ) FUNGSI SALURAN  PENCERNAAN
pematangan seluruh enzim pencernaan baru akan terjadi setelah 1 tahun.
Kapasitas lambung bayi waktu lahir 10 – 20 ml, setelah 1 tahun menjadi 200 ml. Oleh karena itu pemberian makanan pada bayi harus dalam porsi kecil tapi sering.
nUntuk zat gizi protein, aktifitas enzim proteolitik sudah sama dengan orang dewasa.
Untuk zat gizi lemak, penyerapan lemak yang berasal dari ASI mencapai 85 – 90 %, sedangkan lemak yang berasal dari susu sapi mencapai 79 %. Penyerapan lemak ini akan sama dengan orang dewasa setelah bayi berusia 6 – 9 bulan.
nUntuk zat gizi hidrat arang, aktifitas ensim amilase salivary dan pancreatic akan menurun pada bulan pertama, meningkat menjadi 60 % pada bulan ketiga dan konsentrasinya akan sama oleh karena itu pemberian bubur pada usia sebelum 3 bulan “TIDAK TEPAT“.
Pada bayi kemampuan ginjal belum berfungsi dengan baik, sehingga rawan terhadap ketidak seimbangan air.
KAPAN DAN BENTUK MAKANAN YANG BAGAIMANA YANG DAPAT DIBERIKAN KEPADA BAYI.
nBayi baru lahir   : mempunyai reflek menghisap, sehingga makanan yang paling tepat adalah ASI.
Bayi usia 4 bulan   : reflek menghisap mulai berkurang, sel pada lidah (“Taste buds” ) mulai bekerja, makanan dalam bentuk cair sudah mulai dapat diberikan.
Bayi usia 7 bulan : mempunyai reflek mengunyah, tangan mulai memegng dan mulai duduk. Makanan dapat diberikan dalam bentuk kasar atau makanan yang dapat di pegang.
Bayi usia 8 bulan : mempunyai gerakan mengunyah lebih baik, sudah dapat mengangkat kepala dengan sempurna ( ada yang sudah keluar giginya). Makanan dapat diberikan dalam bentuk lebih kasar lagi atau lebih padat ( Makanan lunak ).
MAKANAN BAYI  ( ASI
Kolostrum adalah ASI yang diproduksi pada hari 1 – 5 dengan ciri :
Berupa cairan kental berwarna kekuningan
Merupakan “ Laxanta “ untuk membersihkan usus bayi dan mempersiapkan saluran pencernaan untuk menerima makanan.
Mengandung protein yang tinggi ( gamma globulin )
Mengandung antibodi yang tinggi
Ph lebih  alkalis dari ASI
Menggumpal jika dipanaskan
Faktor Anti Bakteri dan Virus Pada ASI :
Faktor Bifidus : Meningkatkan pertumbuhan laktobasilus bifidus yang dapat mencegah entero patogen.
 Secretory Ig A, Ig M, Ig E, dan Ig D : mempunyai fungsi melindungi tubuh dari infekssi.
Anti Stapilokokus : mempunyai fungsi menghambat infeksi stapilokokus.
Laktoferin : mempunyai fungsi mengikat zat besi dan menghambat perkembangan bakteri.
Lysozyme : mempunyai fungsi menghancurkan dinding sel bakteri.
Interferon : mempunyai fungsi mencegah perkembangan virus.
FORMULA PENGGANTI ASI ( PASI
Pada keadaan-keadaan tertentu, bayi dapat dibri formula pengganti ASI ( PASI ) yaitu pada keadaan :
nKesehatan ibu terganggu, penyakit infeksi, penyakit kronis berat
ASI tidak keluar
Ibu hamil lagi
Kelainan pada punting buah dada
nAda 2 macam formula PASI yaitu
Formula awal atau formula bayi lengkap : setelah diencerkan ( menurut petunjuk) dapat memenuhi kebtuhan bayi  4 – 6 bulan pertama.
Formula  awal gizi dibagi 2 yaitu :
Formula awal lengkap : untuk bayi cukup bulan s / d 1 thn
Protein dan mineral : susu skim / campuran susu skim dan susu penuh
2. Lemak : Lemak tumbuhan ( lebih banyak asam lemak tidak jenuh )
Energi : Macam – macam HA yang mudah di Cerna
Energi
Kebutuhan energi bayi tahun pertama bervariasi menurut usia dan berat badan.
Taksiran kebutuhan energi selama 2 bulan pertama, adalah 120 kkal/kg BB/ hari.
masa pertumbuhan cepat,
Secara umum, selama 6 bulan pertama kehidupan, bayi memerlukan energi sebesar 115-120 kkal/kg/hari
nBerkurang sampai sekitar 105-110 kkal/kg/hari pada 6 bulan sesudahnya.
Energi dipasok oleh karbohidrat dan lemak.
Protein juga dapat digunakan sebagai somber energi, terutarna jika sumber lain sangat terbatas.
 Cara sederhana menghitung keluaran energi bayi
Perkiraan keluaran energi bayi sampai usia 6 bulan
Cairan
Kebutuhan cairan berkaitan dengan asupan kalori, suhu lingkungan, kegiatan fisik, kecepatan pertumbuhan dan berat jenis air seni.
Air menyusun kira-kira 70% berat badan pada saat lahir yang kemudian menurun sampai 60% menjelang bayi berusia 12 bulan.
nJumlah air yang dibutuhkan oleh bayi  lebih besar 50% dibanding kebutuhan orang dewasa.
Rasio cairan:kalori adalah 1,5 cc/1 kkal (rasio orang dewasa = 1cc/kkal).
Bayi akan merasa kenyang dengan ASI sebanyak 150­200 cc/kg BB/hari (setara dengan 100-130 kkal/kg/hari) selama 6 bulan. J
ika bayi mampu secara teratur meminum ASI sejumlah seperti di atas,maka tidak membutuhkan tambahan air dari sejak lahir sampai akhir tahun pertama, kecuali jika diberi tambahan makanan padat.
Lemak
Air susu ibu terdapat 40-50% energi , lemak (3-4 g/100 cc).
Lemak dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan energi, tetapi juga untuk memudahkan penyerapan asam lemak esensial, vitamin yang terlarut dalarn lemak, kalsium, serta mineral lain,
n10%) asam Lemak sebaiknya dalam bentuk tak jenuh ganda, yang biasanya dalam bentuk asam linoleat.
Asam linoleat juga merupakan asam lemak esensial terkandung di dalam sebagian besar minyak tetumbuhan. Dari air susu ibu, bayi menyerap sekitar 85-90’/’10 lemak. Enzim lipase di dalam mulut (lingual lipase) mencerna zat Lemak sebesar 50-70
Karbohidrat
Kebutuhan  karbohidrat tergantung pada besarnya kebutuhan  kalori.
 sebaiknya 60-70% energi dipasok oleh karbohidrat
Jenis karbohidrat yang sebaiknya diberikan adalah laktosa, bukan sukrosa, karna laktosa bermanfaat untuk saluran pencernaan bayi yaitu pembentukan flora yang bersifat asam dalarn uses bestir sehingga penyerapan kalsium meningkat dan penyerapan fenol dapat dikurangi.
Pada ASI dan sebagian besar susu formula, laktosa memang menjadi sumber karbohidrat utama.
Diperkirakan sebesar 40-50% yang dalam bentuk laktosa.
Protein
Besaran kebutuhan  protein dihitung berdasarkan kebutuhan untuk bertumbuh­kembang dan jumlah nitrogen yang hilang lewat air seni, tinja, dan kulit.
Mutu protein bergantung pada kemudahannya untuk dicerna dan diserap (diges­tibility dan absorpability) serta komposisi asam amino di dalamnya.
Jika asupan asam amino kurang, pertumbuhan jaringan dan organ, best dan tinggi badan, serta lingkar kepala akan terpengaruh.
nAsupan protein yang berlebihan dapat menyebabkan intoksikasi protein, dengan gejala seperti
(1) alergi,
(2) hiperammonemia,
(3) dehidrasi, dan
(4) diare
Vitamin dan mineral
Air susu ibu yang sehat dan cukup makan dianggap cukup mengandung vitamin kecuali vitamin D dan di beberapa daerah tertentu, flour.
Sebelum diputuskan untuk memberikan suplementasi, perlu dipertimbangkan keadaan seperti (1) status gizi bayi serta ibunya, (2) perkiraan asupan makanan ibunya, (3) makanan padat apa yang akan diberikan pada bayi pada saat penyapihan, dan (4) komposisi zat gizi dalam makanan tersebut
Zat besi
dianjurkan bayi usia 4-6 bulan diberi 7 mg Fe sulfat (keterserapan 10%).,
tambahan Fe dapat menjenuhkan protein bakteriostatik dalam ASI, yaitu laktoferin, yang pada akhirnya dapat menurunkan keefektifan laktoferin.
nGejala yang akibat Fe ialah sembelit, muntah, diare, pewarnaan gigi, serta defisiensi In (karena penyerapannya diganggu oleh Fe).
nMAKANAN PENDAPING
nMakanan pendamping ASI ( MP-ASI ) adalah makanan bayi ( selain ASI atau PASI ) yang harus diperkenalkan kepada bayi secara bertahap ( mula-mula cair, saring, lunak dan biasa ). Dengan demikian bayi / anak akan terbiasa dengan makanan biasa atau keluarga.
nMakanan pendamping ini perlu karena kurva pertumbuhan anak/ bayi sampai usia 6 bulan dimana saja sama. Namun setelah usia 6 bulan pertumbuhan / perkembangan berbeda. Faktor-faktor yangmenyebabkan adalah :
Kebutuhan zat gizi bayi meningka tZat gizi dalam ASI tidak dapat memenuhi kebutuhan
Tidak “ Bulky “ ( Volume makanan tidak besar )
Perlu memperhatikan prilaku makan bayi, kemampuan bayi untuk menerimanya.
Bahan makanan tidak menyebabkan alergi
JENIS-JENIS MAKANAN TAMBAHAN
: buah-buahan, biskuit, makanan lunak dan makanan lembik.
Tujuan pemberian, memberikan zat gizi yang cukup utuk kebutuhan pemeliharaan, pemulihan, peningkatan kesehatan dan perkembangan perilaku, sikap, ketrampilan serta aktifitas fisik
Syarat-syarat
Memenuhi kebutuhan zat-zat gizi
Bentuk dan porsi disesuaikan dengan daya terima dan keadaan fisik.nMakanan diesuaikan dengan umur, kebiasaan makan dan selera.
Bahan makanan yang tersedia di tempat
Bersih
Kolosrum sering dibuang
Pemberian ASI hanya dari satu payudara
Pemberian makanan “ Pre Lacteal Feeding “ ( makanan yang dibeikan sebelum ASI keluar ), misalnya air kelapa, madu, pisang, nasi pakpak ( nasi yang dikunyah lebih dahulu oleh ibunya, baru kemudian diberikan kepada bayinya ).
Pemberian makanan pendamping terlalu dini, sehingga konsentrasi produksi ASI enurun.
Pemberian MP – ASI tidak cukup jumlahnya dan kualitasnya kurang .
Beberapa bahan makanan yang bergizi tidak diberikan seperti ikan, santan dll
Pemberian makanan pada waktu anak sakit kurang, hanya diberi ASI.
Kebersihan kurang.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s